30 September 2024 Oleh mzakyrakhmat Dilihat 5988 kali
Plagiarisme adalah isu serius di dunia akademik dan penelitian. Saat ini, semakin marak terkuak kasus karya ilmiah yang tidak terjaga integritas akademiknya dan ditemukan beberapa karya yang tidak asli. Mengantisipasi hal tersebut, salah satu perusahaan yang bergerak dalam teknologi pencocokan teks yaitu Turnitin telah mengembangkan tools atau platform yang dapat digunakan untuk mengecek kesamaan teks (similarity) antara satu tulisan dengan tulisan lainnya. Turnitin mengeluarkan dua produk utamanya yaitu Turnitin dan iThenticate, meskipun keduanya sering digunakan di lingkungan akademik, ada perbedaan signifikan dalam cara mereka digunakan dan siapa yang menjadi target pengguna utama.
Turnitin dan iThenticate adalah perangkat lunak berbasis internet yang digunakan untuk mendeteksi kemiripan teks dengan sumber-sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya. Keduanya dimiliki oleh perusahaan yang sama, iParadigms LLC, yang berfokus pada solusi teknologi untuk pencegahan plagiarisme di lingkungan akademik dan riset. Meskipun keduanya berfungsi dengan cara yang serupa, yaitu membandingkan teks yang diunggah dengan basis data besar, penggunaan utama mereka sangat berbeda.
Contoh gambar dari hasil pengecekan similarity oleh aplikasi Ithenticate
Gambar diatas menunjukkan hasil laporan pemeriksaan kesamaan (similarity check) menggunakan aplikasi iThenticate. Berikut adalah penjelasan dari elemen-elemen dalam gambar tersebut: Originality Report: Laporan ini menampilkan indeks kesamaan (similarity index) sebesar 22%, yang menunjukkan seberapa besar konten dokumen tersebut mirip dengan sumber lain yang telah terdaftar dalam database.
Hasil ini dapat digunakan untuk mengevaluasi keaslian dokumen dan untuk memastikan bahwa kutipan serta referensi telah dicantumkan dengan benar. Persentase yang tinggi dapat menunjukkan perlunya revisi untuk mengurangi kesamaan atau untuk memberikan atribusi yang tepat pada sumber yang digunakan.
Salah satu kesalahpahaman terbesar yang mungkin sering terjadi terkait program Turnitin dan iThenticate adalah bahwa similarity index sering dianggap sebagai indikator plagiarisme. Namun, hal ini tidak selalu benar. Similarity index hanya menunjukkan persentase kemiripan teks dengan sumber yang ada, tetapi tidak menentukan apakah karya tersebut merupakan plagiarisme.
Misalnya, indeks kesamaan yang tinggi dapat muncul dari penggunaan kutipan yang benar, referensi bibliografi, atau frasa umum yang tidak dapat dihindari dalam penulisan akademik. Oleh karena itu, laporan kesamaan harus dianalisis dengan hati-hati oleh dosen atau editor jurnal untuk menentukan apakah kesamaan tersebut adalah plagiarisme atau hanya kesamaan yang sah karena penggunaan kutipan atau terminologi standar.
Plagiarisme adalah tindakan menggunakan karya atau ide orang lain tanpa memberikan kredit yang tepat. Ini membutuhkan penilaian lebih lanjut untuk menilai apakah kesamaan tersebut merupakan pelanggaran atau bukan. Dengan demikian, human intervention atau intervensi manusia sangat penting dalam menginterpretasikan laporan kesamaan dan menentukan apakah plagiarisme terjadi.
Meskipun Turnitin dan iThenticate sering dianggap serupa, keduanya melayani tujuan yang berbeda di dunia akademik. Turnitin adalah alat pendidikan yang membantu mahasiswa belajar menulis dengan etika yang baik, sementara iThenticate lebih difokuskan pada pengecekan plagiarisme dalam konteks penelitian profesional dan penerbitan jurnal. Keduanya memainkan peran penting dalam menjaga integritas akademik, tetapi dengan cara yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pengguna mereka. Jika Anda seorang mahasiswa atau pengajar, Turnitin mungkin adalah alat yang paling sesuai, tetapi jika Anda seorang peneliti atau editor jurnal, iThenticate adalah pilihan terbaik untuk memastikan keaslian karya ilmiah Anda.
Referensi:
Mcculloch, A., Behrend, M. B., & Braithwaite, F. A. (2022). The multiple uses of iThenticate in doctoral education: Policing malpractice or improving research writing? In Australasian Journal of Educational Technology (Vol. 2022, Issue 1).
Meo, S., & Talha, M. (2019). Turnitin: Is it a text matching or plagiarism detection tool? In Saudi Journal of Anaesthesia (Vol. 13, Issue 5, pp. S48–S51). Wolters Kluwer Medknow Publications. https://doi.org/10.4103/sja.SJA_772_18
18/05/2026 Circle Pertemanan Dapat Memengaruhi Cara Seseorang Berkembang
07/05/2026 The Art of Saying No: Protecting Your Time and Energy as a Young Adult
05/05/2026 TA Exposure - IoT Based Water Contol System at Bandung City View I Residential
30/04/2026 Telkom University Resmikan Aussie Banget Corner, Hadirkan Ruang Kolaborasi Global di Open Library
28/04/2026 Fomo di Kalangan Mahasiswa: Takut Ketinggalan atau Cuma Ikut-ikutan?
23/04/2026 Book Review - Nyi Sadikem: Sebuah Novel
21/04/2026 TA Exposure - Wearable Anteena untuk Deteksi Pernapasan
15/04/2026 Bagaimana Perempuan dalam membentuk masa depan kepemimpinan di era modern dan digitalisasi sekarang?
13/04/2026 Telkom University Open Library Gelar Workshop Penulisan Novel untuk Pemenang Novel-U 2025