Studi ini mendalami faktor-faktor yang memengaruhi adopsi mahasiswa selaku warga negara terhadap layanan e-government aplikasi Digital Korlantas Polri melalui konsep pemerintahan terbuka dengan mengusulkan dan memvalidasi e-government adoption recommendation model (EGARM). Data dianalisis dengan Smart PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa niat untuk menggunakan aplikasi e-government berhubungan positif dengan niat mahasiswa untuk merekomendasikan adopsi layanan aplikasi e-government. Kepercayaan pada pemerintah tidak signifikan terhadap niat untuk menggunakan layanan aplikasi e-government. Akan tetapi, kepercayaan terhadap internet merupakan prediktor signifikan terhadap niat untuk menggunakan layanan aplikasi e-government. Sementara kualitas informasi signifikan dalam menentukan niat untuk menggunakan serta memprediksi kepercayaan mahasiswa terhadap pemerintah. Selain itu, aksesibilitas informasi tidak berpengaruh dalam menentukan niat untuk menggunakan serta memprediksi kepercayaan mahasiswa terhadap pemerintah. Kemudian, akuntabilitas merupakan prediktor signifikan niat untuk menggunakan tetapi bukan terhadap kepercayaan terhadap pemerintah. Selain itu, kolaborasi ditemukan dapat memprediksi niat untuk menggunakan serta kepercayaan terhadap pemerintah. Akhirnya, pemberdayaan merupakan penentu signifikan terhadap kepercayaan terhadap pemerintah tetapi tidak dengan niat untuk menggunakan.
Kata Kunci: kualitas informasi, e-government, aplikasi e-government, EGARM, kolaborasi