Pakaian merupakan salah satu kebutuhan manusia yang ditentukan oleh banyak faktor, dimana salah satu yang paling menentukan adalah penghasilan dan kegiatan masyarakat. Gaya berpakaian selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu dan hal ini dipengaruhi oleh selera seseorang terhadap gaya berpakaian. Untuk itu produsen pakaian perlu mengantisipasi terhadap perubahan selera ini sehingga produk pakaian yang dihasilkan sesuai dengan selera konsumen di masa yang akan datang, terutama untuk busana ready to wear. Salah satu upaya untuk mengantisipasi perubahan selera konsumen yaitu dengan adanya trend forecasting, sehingga produsen dapat menciptakan produk-produk yang sejalan dengan keinginan pasar global dikarenakan pola hidup yang senantiasa berubah. Trend forecasting merupakan salah satu bagian penting dalam dunia fashion yang dapat dilakukan saat suatu fenomena sedang terjadi di tengah masyarakat, kemudian terciptalah sebuah trend busana baru. Dalam buku Fashion from Concept to The Consumer, disebutkan bahwa unsur yang menjadi pertimbangan bagi para konsumen fashion adalah warna, tekstur, dan style. Merancang busana ready to wear menggunakan trend forecasting dapat membantu produsen untuk memenuhi kebutuhan konsumen, karena trend forecasting dapat mengantisipasi kecenderungan perubahan selera konsumen dan perkembangan mode. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yaitu dengan melakukan pengumpulan data yang bersumber dari buku-buku yang berkaitan dengan penelitian, juga menggunakan metode eksperimen dengan melakukan percobaan draping pada manekin. Produk yang dihasilkan berupa koleksi busana ready to wear menggunakan sub-trend “Substansial” dari buku Indonesia Trend Forecasting 2017-18. Dalam penerapan konsep tersebut digunakan teknik draping secara sederhana agar dapat diaplikasikan pada busana ready to wear.
Keyword: draping, ready to wear, trend forecasting