Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan (rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, rasio profitabilitas) dan ukuran perusahaan terhadap kondisi kesulitan keuangan (financial distress). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub-sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2016 yang terdiri dari 35 perusahaan. Teknik pengambilan sampel adalah metode purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 20 perusahaan dengan 80 data. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik.
Pada penelitian ini kombinasi antara rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, rasio profitabilitas, ) dan ukuran perusahaan berpengaruh secara simultan dan mampu menjelaskan variasi dari variabel dependen yaitu financial distress sebesar 71,6% dan sisanya 28,4% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel rasio leverage, rasio profitabilias dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh negatif terhadap financial distress. Dan variabel rasio aktivitas secara parsial berpengaruh positif terhadap financial distress, sedangkan variabel rasio likuiditas secara parsial tidak berpengaruh terhadap financial distress.