Kebijakan naturalisasi pemain Timnas Indonesia di era pelatih Shin Tae-yong memicu beragam respons publik di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi publik terhadap kebijakan naturalisasi pemain Timnas Indonesia di era Pelatih Shin Tae-yong melalui pendekatan analisis sentimen menggunakan model IndoBERT. Lima varian model pre-trained IndoBERT dievaluasi, termasuk indobenchmark/indobert-base-p1, indobert-large, dan indobertweet-base. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model IndoBERT base-p1 dengan konfigurasi batch size 16, learning rate 5e-5, dan epoch 4 menghasilkan akurasi terbaik sebesar 94,11%. Untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas pada data, digunakan metode Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE), yang terbukti meningkatkan performa model secara signifikan dibandingkan sebelum penerapan SMOTE, yaitu dari 75,09% menjadi 94,11%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa SMOTE mampu menyeimbangkan distribusi kelas sentimen positif, negatif, dan netral, sehingga model lebih akurat dalam mengenali pola pada kelas minoritas tanpa menurunkan kinerja pada kelas mayoritas. Hasil analisis sentimen mengindikasikan bahwa persepsi publik terhadap kebijakan naturalisasi cenderung netral, dengan distribusi opini yang relatif seimbang antara dukungan dan kritik