Kita sering menganggap diri kita, teman-teman kita, dan keluarga kita sebagai orang baik. Kita mungkin bukan orang yang suci, tetapi kita jujur, baik hati, dan dapat dipercaya. Namun, ratusan penelitian terbaru di bidang psikologi menyampaikan kisah yang berbeda: kita semua memiliki
kelemahan karakter serius yang menghalangi kita menjadi sebaik yang kita kira—dan kita bahkan tidak menyadarinya.
Sebagian besar dari kita tidak kejam atau tidak jujur. Sebaliknya, kita adalah sosok dengan sifat yang campur aduk. Kita mungkin tidak melakukan apa-apa ketika mendengar seseorang minta tolong. Namun, ada kalanya kita menolong orang yang tak kita kenal tanpa pamrih—dan
menahan keinginan untuk berbohong, menipu, atau mencuri bahkan jika kita tidak akan tertangkap.
Miller menjelaskan arti sebenarnya dari konsep ""karakter"" dan bagaimana kita dapat menggunakannya untuk mengembangkan karakter kita agar lebih selaras dengan sosok yang kita dambakan.