Penyakit tumor terjadi karena sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi
ganas dan berkembang lebih cepat dibandingkan sel-sel normal lainnya. Ada beberapa
metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi tumor, seperti MRI, USG, dan
Mammograph. Namun, metode tersebut hanya tersedia di rumah sakit besar dan
membutuhkan biaya yang cukup mahal. Agar lebih terjangkau, antena wearable dapat
dijadikan solusi di bidang medis. Antena wearable memiliki desain yang simpel,
ringan, dan relatif lebih murah. Dalam Tugas Akhir ini, antena mikrostrip berbahan
FR -4 dibuat untuk mendeteksi tumor payudara pada frekuensi 5,8 GHz. Antena ini
menggunakan pencatuan mikrostrip feedline dengan inset feed, slotted patch dan
penambahan Defected Ground Structure (DGS) pada groundplane untuk mendapatkan
bandwidth yang lebih luas. Deteksi tumor payudara dilakukan dengan menggunakan
pemodelan payudara atau breast phantom. Antena pendeteksi akan digunakan pada
breast phantom yang telah dibuat dan mengamati perubahan S11 Parameter yang
terjadi seiring semakin besarnya tumor yang dideteksi.
Antena yang dirancang memiliki dimensi 21,5 mm x 40,5 mm dan
menggunakan perangkat lunak simulasi 3D elektromagnetik. Antena ini direalisasikan
menggunakan bahan FR-4 berdasarkan hasil simulasi, antena memiliki nilai S11
Parameter sebesar -40,16 dB dan nilai VSWR sebesar 1.1 pada frekuensi 5800 MHz,
S11 Parameter -11,59 dB pada frekuensi 5725 MHz dan S11 Parameter -15,25 dB pada
frekuensi 5875 MHz, sedangkan hasil pada realisasi antena memiliki nilai S11
Parameter -25,19 dB pada frekuensi 5850 MHz dan nilai VSWR 1.12, S11 Parameter -
6,88 dB pada frekuensi 5725 MHz dan -21,05 dB pada frekuensi 5875 MHz. Antena
dapat mendeteksi tumor melalui berbedaan bahan tumor terdapat pada breast phantom
yang memengaruhi perubahan nilai S11 Parameter. Berdasarkan pengukuran, jika
ukuran tumor semakin besar, maka nilai S11 Parameter yang didapat semakin kecil
diakibatkan semakin banyak gelombang elegtromagnetik yang kembali ke antena.
Kata Kunci : Breast phantom, Inset Feed, Slotted Patch, Defected Ground Structure.