Perbankan syariah baik di dunia dan di Indonesia pada khususnya telah berkembang demikian pesatnya. Sampai dengan akhir tahun 2011, Indonesia telah memiliki 11 Bank Umum Syariah (BUS) dan 24 Unit Usaha Syariah (UUS). Belum lagi ditambah dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang jumlahnya di Pulau Jawa lebih dari 100 bank. Di sisi yang lain, masih terbatasnya sumber daya insani (SDI) yang menguasai kompetensi akuntansi syariah baik fikih/fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) maupun Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah. Oleh karena itu, buku ini dapat menjadi salah satu rujukan bagi para akademisi (dosen, mahasiswa, dan pihak terkait) untuk mempelajari fikih muamalah dan fatwa yang terkait dengan produk dan transaksi syariah khususnya yang terdapat pada lembaga perbankan syariah. Di samping itu, berbagai ragam perlakuan akuntansi perbankan syariah juga disajikan pada buku ini berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah (PSAK Syariah) mulai dari PSAK 101 s.d. PSAK 107. Pada setiap bahasan dalam buku ini dilengkapi dengan fatwa DSN MUI untuk akad transaksi terkait. Selanjutnya untuk lebih memudahkan pembaca dalam menyelesaikan soal kasus, pada setiap babnya diberikan contoh kasus beserta cara penyelesaiannya. Di antara tema bahasan yang dapat ditemukan dalam buku ini adalah: • Prinsip dasar dan sistem operasional perbankan syariah • Kerangka dasar penyajian dan penyusunan laporan keuangan syariah (KDPPLKS) • Perlakuan akuntansi penghimpunan bagi bank syariah yang meliputi tabungan, giro, dan deposito • Perlakuan akuntansi atas prinsip jual beli dengan skema murabahah, salam, dan istishna’ • Perlakuan akuntansi atas prinsip investasi dengan skema mudharabah dan musyarakah • Perlakuan akuntansi atas prinsip sewa dengan skema ijarah • dan lainnya