Perancangan dan Implementasi Buck Regulator dengan Sumber Tegangan Tiga fasa untuk Aplikasi pada Sistem Elektrolisis Air Mineral

ALDY KURNIA RAMADHAN

Informasi Dasar

21.04.186
537
Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference

Abstrak Air merupakan kebutuhan makhluk hidup dimana 2/3 dari tubuh kita mengandung liquid. Penggunaan air yang memiliki nilai pH basa sedang banyak diproduksi baru kemudian dikonsumsi secara pribadi maupun diperjual-belikan. Penulis bertujuan untuk membuat alat penghasil air alkali atau air dengan nilai pH basa dengan memanfaatkan salah satu bidang teknik elektro. Elektrolisis merupakan metode pendukung yang akan digunakan. Elektrolisis adalah penguraian suatu elektrolit menjadi ion pada elektroda dengan adanya arus listrik. Konduksi listrik yang melewati elektrolit akan menghasilkan perubahan kimia. Molekul air (H2O) dapat terurai menjadi hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) melalui proses eletrolisis dengan pemanfaatan arus listrik. Proses elektrolisis dapat menghasilkan pemisahan ion. Kemudian zat yang terkandung dalam air terbagi menjadi dua. Air yang mengandung zat basa dan asam. Dalam pembuatan alat ini penulis memanfaatkan sumber tegangan tiga fasa sebagai catu daya, rectifier dimanfaatkan untuk menyearahkan tegangan AC menjadi DC. Tegangan DC yang telah disearahkan akan diturunkan menggunakan buck converter. Dc-dc converter sendiri memiliki dua tipe yaitu DC chopper tipe buck (penurun tegangan) dan DC chopper tipe Boost (penaik tegangan). DC chopper tipe buck adalah yang digunakan pada penelitian tugas akhir ini karena berfungsi sebagai penurun tegangan. Proses elektrolisis ini akan membutuhkan waktu (30, 60, 90, dan 120 menit) dan tegangan (berkisar 200-350 volt) yang bervariasi. Untuk melakukan proses elektrolisis diperlukkan elektroda. Elektroda inert jenis alumunium merupakan pilihan karena elektroda tipe ini sukar bereaksi. Selain itu, Pemisahan kandungan zat air yang dilakukan dapat kita lihat tingkat keberhasilannya melalui LCD yang akan menampilkan PH (potensial Hidrogen) dari air tersebut. PH dapat dikatakan asam ketika memiliki nilai <7, sedangakan nilai PH yang >7 memiliki kandungan basa. Untuk air yang biasa dikonsumsi memiliki ph di sekitar 6.5 -7. Selain itu, pada perancangan tugas akhir ini menggunakan arduino sebagai mikrokontroler. Pemilihan arduino sebagai mikrokontroler dikarenakan sifatnya yang open source, sudah terdapat bootloader mempermudah untuk melakukan upload file dari komputer. Penggunaan buck converter diharapkan mampu menunjang kebutuhan tegangan listrik yang diperlukan selama proses elektrolisis berjalan. Alat ini dibuat dengan komponen yg ekonomis agar mampu dibuat secara massal dan digunakan oleh masyarakat luas. Kata Kunci : Elektrolisis, chopper, pH, Inert.

Subjek

ELECTRIC POWER
 

Katalog

Perancangan dan Implementasi Buck Regulator dengan Sumber Tegangan Tiga fasa untuk Aplikasi pada Sistem Elektrolisis Air Mineral
 
 
Indonesia

Sirkulasi

Rp. 0
Rp. 0
Tidak

Pengarang

ALDY KURNIA RAMADHAN
Perorangan
Kharisma Bani Adam, Ekki Kurniawan
 

Penerbit

Universitas Telkom, S1 Teknik Elektro
Bandung
2021

Koleksi

Kompetensi

 

Flipbook

anda harus log in untuk mengakses flippingbook

Lainnya

 

Ulasan

Belum ada ulasan yang diberikan
anda harus sign-in untuk memberikan ulasan ke katalog ini