Kebijakan dividen adalah keputusan yang dibuat oleh perusahaan terkait dengan pembagian keuntungan kepada pemegang saham. Penetapan kebijakan dividen yang tepat adalah hal penting yang harus dilakukan untuk menghindari terjadinya konflik kepentingan. Disatu sisi, perusahaan harus mensejahterakan kepada pemegang saham, sementara disisi lain perusahaan juga harus dapat menunjang pertumbuhannya. Pertumbuhan kapitalisasi pasar saham yang sesuai syariah Indonesia telah meningkat hingga saat ini, dimana ini menjadi pasar yang menguntungkan bagi investor. Oleh karena itu, hal tersebut menarik untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kebijakan dividen di dalam perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan yang tercantum dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang secara konsisten tercatat di ISSI selama periode antara 2011 dan 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data panel. Kebijakan dividen akan diukur menggunakan dividend payout ratio sebagai variabel dependen. Sedangkan variabel independen yang digunakan terdiri dari firm size, financial leverage, growth opportunity, profitability, past dividends, liquidity, free cash flow, dan the state of the economy. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa firm size, current profit, dan past dividend berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen dan dipengaruhi negatif signifikan terhadap growth opportunity, future profit, dan state of the economy. Sementara, pada variabel financial leverage, liquidity, dan free cash flow tidak mempengaruhi kebijakan dividen.