Berkembangnya dunia tekstil Indonesia, terutama dalam dunia tekstil dan fesyen secara tidak langsung dapat menghasilkan dampak negatif. Dampak yang paling sering terlihat yaitu dalam bentuk limbah. Saat ini berdasarkan data yang di dapat pada tahun 2018 tercatat sekitar lebih dari 170 rumah konfeksi yang berjalan di kawasan Soreang. Keberadaan rumah konfeksi di kawasan Soreang ini ternyata menghasilkan permasalahan baru yaitu limbah sisa kain produksi yang mencemari lingkungan sekitar serta pemborosan lahan yang tidak efesien. Limbah tersebut tidak diolah lebih lanjut, biasanya dijual untuk dijadikan isian boneka, kerajinan tangan, atau hanya dibuang ke TPS bahkan ada yang sampai dibakar.
Tentunya limbah sisa kain produksi ini bisa lebih berguna dan dapat diolah kembali menjadi produk yang lebih memiliki nilai estetika, nilai fungsional dan nilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan studi literatur, observasi, wawancara, tahapan terkahir melakukan eksperimen terhadap limbah kain tersebut. Akhirnya, perancangan produk fesyen dilakukan dengan judul “Eksplorasi Limbah Konfeksidi Kawasan Soreang dengan Inspirasi Busana Pencak Silat” yang diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan solusi dalam mengatasi limbah yang terbuang dengan percuma, serta dapat dibuat menjadi produk fesyen yang memiliki nilai jual.
Kata kunci: limbah tekstil, eksplorasi, busana pencak silat, fashion.
?