Suatu catu daya cadangan diperlukan apabila terjadi pemadaman listrik. Uninterruptible Power Supply (UPS) adalah catu daya cadangan yang langsung memberikan cadangan listrik saat sumber listrik utama padam. Namun parameter pada UPS tersebut belum dimonitor secara real-time. Tugas Akhir ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring pada UPS berbasis Internet of Things (IoT).
Sistem monitoring dirancang menggunakan sensor tegangan, sensor arus, dan mikrokontroler yang sudah memiliki fitur wifi. Sensor tegangan dan sensor arus berfungsi untuk memonitor keadaan listrik PLN serta mengukur besarnya tegangan dan arus yang mengalir pada baterai UPS dan beban. Kemudian data pengukuran dari sensor-sensor tersebut akan diproses oleh mikrokontroler untuk kemudian diunggah ke cloud menggunakan koneksi internet.
Dengan adanya sistem monitoring tersebut maka pengguna UPS dapat mengetahui State of Charge (SoC) pada baterai, keadaan listrik PLN dan besarnya daya yang dikonsumsi oleh beban saat UPS hidup sehingga penggunaan UPS menjadi lebih efektif. Sistem monitoring ini akan diunggah ke cloud lalu ditampilkan ke dalam user interface yang ada pada Antares sehingga dapat diakses oleh orang lain. Dari hasil pengujian parameter yang dimonitoring, diperoleh hasil yang cukup baik, dengan error kurang dari 10%. Data hasil monitoring tersebut berhasil dikirim ke website Antares dengan delay selama 20 detik setiap satu kali pengiriman.
Kata Kunci : Uninterruptible Power Supply, Internet of Things, State of Charge, Cloud, Monitoring