Wayang tidak hanya menjadi warisan budaya bangsa Indonesia namun juga merupakan warisan budaya dunia yang telah dinobatkan oleh UNESCO. Namun wayang kini menjadi kurang dipedulikan karena pertunjukan yang bersifat konvensional dan penggunaan bahasanya yang rumit. Berbagai cara dapat dilakukan untuk melestarikan budaya wayang, salah satunya adalah dengan mengabungkan wayang dan media interaktif masa kini yang disebut dengan multimedia. Oleh sebab dibuat sebuah permainan dengan nama Werkudara – The Sacred Water. Permainan Werkudara – The Sacred Water ini merupakan sebuah permainan yang diambil dari kisah wayang Werkudara dengan lakon Bima Suci. Dengan adanya permainan seperti ini dapat mempermudah pemahaman terhadap cerita dan budaya wayang. Hasil dari pembuatan game atau permainan ini adalah permainan dengan cerita wayang Werkudara dengan penggunaan algoritma Dijkstra untuk dapat menentukan jarak terpendek dari posisi musuh ke posisi player berada. Dari segi perancangan, permainan dirancang melalui dua tahapan yaitu game concept design dan technical design.