ABSTRAK
Corporate governance merupakan tata kelola perusahaan yang menjelaskan hubungan antara berbagai partisipan dalam perusahaan yang menentukan arah kinerja perusahaan. Dalam rangka economy recovery, pemerintah Indonesia dan International Monetary Fund (IMF) memperkenalkan dan mengintroduksi konsep Good Corporate governance sebagai tata cara kelola perusahaan yang sehat.
Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan good corporate governance terhadap kinerja keuangan pada perusahaan yang terdaftar dalam 5 besar corporate governance perception index selama tahun 2008-2011 penelitian ini menggunakan economic value added sebagai alat ukur kinerja keuangan.
Terdapat beberapa macam cara mengukur kinerja keuangan. Salah satunya Economic Value Added (EVA) yang mencoba mengukur nilai tambah (Value Creation) yang dihasilkan suatu perusahaan dengan cara mengurangi beban biaya modal (cost capital) yang timbul sebagai akibat investasi yang dilakukan.
Berdasarkan hasil analisis hipotesis menyatakan bahwa corporate governance berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan menggunakan economic value added. Corporate Governance Perception Index (CGPI) berpengaruh signifikan terhadap Economic Value Added (Y) dengan total pengaruh sebesar 65,7%, sedangkan sisanya sebesar 34,3% dijelaskan faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam model.
Penulis berharap agar pada penelitian berikutnya, dapat digunakan alat hitung lain dengan objek penelitian yang berbeda dan dengan periode yang berbeda pula agar terlihat bagaimana good corporate governance dapat mempegaruhi kinerja keuangan.
Kata Kunci : Good Corporate Governance, Economic Value Added, Kinerja Keuangan.