Perhutani adalah Badan Usaha Milik Negara berbentuk Perusahaan Umum (Perum) sebagai pengelola sumberdaya hutan di pulau Jawa dan Madura yang juga mendukung sektor pariwisata alam. Perum Perhutani mengelola 185 lokasi pariwisata alam yang tersebar di pulau jawa, berupa rekreasi hutan, pantai, air terjun, telaga, kawah maupun gua dengan pemandangan yang eksotis. Seiring dengan perkembangan zaman, diperlukan suatu teknologi informasi untuk mendapatkan informasi pariwisata secara cepat dan mudah. Pengelolaan layanan pemesanan layanan jasa yang baik dapat meningkatkan penjualan di Industri Pariwisata yang dimiliki oleh Perhutani.
Berdasarakan permasalahan diatas ,Perum Perhutani Unit III membutuhkan perancangan Enterprise Architecture yang dapat menyeleraskan fungsi bisnis suatu perusahaan dengan fungsi teknologi dan agar selaras dengan tujuan perusahaan.
Perancangan Enterprise Architecture menggunakan TOGAF ADM yang merupakan best practice framework. TOGAF ADM memiliki sembilan fase yang menggambarkan arsitektur mulai dari preliminnary phase sampai dengan Architecture Change Management. Penggunaan TOGAF ADM bersifat berkelanjutan, lengkap dan sangat fleksibel. Proses perancangan dimulai dari preliminary phase sampai dengan opportunities& solution. Hasil dari penelitian berupa ini roadmap dan berupa artifak dari setiap fase.
Kata Kunci : enterprise architecture, roadmap, TOGAF,tourism