ABSTRAK
Mendapatkan transfer data rate yang tinggi merupakan tujuan utama dalam perkembangan teknologi komunikasi seluler saat ini. Melakukan perluasan coverage dan perbaikan kualitas sinyal, menjadi fokus utama bagi penyedia layanan untuk mendapatkan kepuasan pelanggannya akan layanan yang diberikan. Melakukan perluasan jaringan pada area indoor, berarti melakukan perencanaan jaringan dan, perencanaan jaringan indoor biasa dilakukan pada tempat-tempat umum yang sering dikunjungi setiap hari, salah satunya ialah kampus atau gedung perkuliahan. Gedung FIT (Fakultas Ilmu Terapan) Universitas Telkom, menjadi salah satu target untuk dilakukan perencanaan jaringan indoor, agar user didalam gedung tersebut tetap mendapatkan layanan/akses yang baik atau mendapatkan experience dari kinerja teknologi yang ada saat ini.
Pada Proyek Akhir ini, dilakukan perencanaan jaringan indoor LTE (Long Term Evolution) di gedung FIT Universitas Telkom. Teknologi LTE merupakan teknologi dari generasi terbaru saat ini yang menawarkan layanan lebih baik dari teknologi sebelumnya. Metode perencanaan jaringan yang dilakukan untuk mendapatkan jumlah site atau FAP (Femtocell Access Point), dilakukan dengan melakukan perhitungan dari sisi coverage planning dan capacity planning. Untuk memperoleh ketepatan/akurasi yang baik dalam perhitungan loss perambatan sinyal indoor area, digunakan pemodelan propagasi Cost-231 Multiwall. Jumlah site yang didapat dari hasil perencanaan, akan diuji performanya dalam software simulasi RPS (Radiowave Propagation Simulatior). Parameter yang ditinjau dari hasil simulasi adalah RSL (Received Signal Level) dan SIR (Signal Interference Ratio).
Hasil perencanaan jaringan indoor LTE di gedung FIT Universitas Telkom pada Proyek Akhir ini diperoleh nilai RSL untuk lantai 1,2,3 dan simulasi langsung untuk seluruh lantai masing-masingnya adalah -50,29 dBm, -51,47 dBm, -46,68 dBm dan -46,37 dBm. Untuk nilai SIR diperoleh dari hasil simulasi pada lantai 1,2,3 dan simulasi diseluruh lantai masing-masing adalah 20,30 dB, 20,73 dB, 30,96 dB dan 10,87 dB. Dari hasil simulasi yang diperoleh, perencanaan jaringan indoor LTE telah memenuhi KPI (Key Performance Indicator) LTE indoor planning yang digunakan oleh salah satu industri telekomunikasi.
Kata kunci : LTE, Coverage planning, Capacity Planning, RSL, SIR