ANALISIS PERFORMANSI AKSES JAMAK NON ORTHOGONAL MULTIPLE ACCESS (NOMA) DENGAN SUCCESSIVE INTERFERENCE CANCELLATION (SIC) UNTUK TEKNOLOGI SELULER MASA DEPAN

DIAN RATNA KUMALA

Informasi Dasar

16.04.534
C
Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference

Multiple Access merupakan suatu teknik yang memungkinkan satu titik (Base Station) dapat diakses oleh beberapa titik yang saling berjauhan. Teknik Multiple Access ini terus dikembangkan seiring dengan tingkat kebutuhan layanan yang terus meningkat. Baru-baru ini 3rd Generation Partnership Project (3GPP) memulai diskusi mengenai langkah-langkah lebih lanjut dalam evolusi LTE menuju teknologi masa depan, yaitu, Release 12 dan seterusnya. Salah satu topik yang menjadi perbincangan adalah penggunaan NOMA sebagai evolusi dari OFDMA yang sebelumnya diaplikasikan pada 4G. NOMA memungkinkan satu set subcarrier bisa digunakan oleh lebih dari satu user dengan level daya kirim yang berbeda. Jumlah pengguna yang menggunakan subcarrier yang sama dibatasi untuk mengontrol kompleksitas dieteksi sinyal di penerima. Ketentuan penggunaan level daya kirim untuk masing-masing user dipertimbangkan berdasarkan metode multiuser transmit power allocation yang digunakan. Selain itu, kondisi kanal yang digunakan juga mempengaruhi besar daya kirim yang akan digunakan. Sedangkan pada sisi user, diterapkan SIC untuk mendeteksi sinyal yang diharapkan. Pada tugas akhir ini, disimulasikan sistem downlink dengan menerapkan NOMA dengan SIC dan jumlah user yang dapat menggunakan satu set subcarrier yang sama adalah 2. Pemodelan kanal yang digunakan adalah COST 207 Bad Urban. Untuk menganalisis BER vs SNR. diujikan NOMA dengan beberapa variasi perbandingan alokasi daya kirim dan variasi kecepatan pergerakan user. Perbandingan daya kirim yang digunakan antara user 1 dan user2 adalah 0,2 :0,8 ; 0,3:0,7 ; 0,4:0,6 ; 0,45:0,55. Didapatkan BER vs SNR paling baik pada saat perbandingan daya kirim 0,45:0,55. Variasi kecepatan pergerakan user yang digunakan adalah 40 km/jam,50 km/jam, 60 km/jam, 80 km/jam, 100 km/jam. Hasil simulasi menunjukan bahwa kedua user memperoleh BER vs SNR yang sama pada saat kecepatan pergerakan kedua user berbeda. Selain itu, dianalisis juga perbedaan kapasitas kanal antara NOMA dan OMA, hasil simulasi menunjukan bahwa kapasitas kanal pada NOMA lebih besar daripada kapasitas kanal OMA.

Kata kunci : Multiple Access, NOMA,OFDMA, power allocation,SIC

Subjek

Telecommunication - engineering
 

Katalog

ANALISIS PERFORMANSI AKSES JAMAK NON ORTHOGONAL MULTIPLE ACCESS (NOMA) DENGAN SUCCESSIVE INTERFERENCE CANCELLATION (SIC) UNTUK TEKNOLOGI SELULER MASA DEPAN
 
 
Bahasa Indonesia

Sirkulasi

Rp. 0
Rp. 0
Tidak

Pengarang

DIAN RATNA KUMALA
Perorangan
Achmad Ali Muayyadi
 

Penerbit

Universitas Telkom
Bandung
2016

Koleksi

Kompetensi

 

Download / Flippingbook

 

Ulasan

Belum ada ulasan yang diberikan
anda harus sign-in untuk memberikan ulasan ke katalog ini