Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kapabilitas tata kelola Teknologi Informasi (TI) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 2019. Evaluasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi adanya kesenjangan antara kondisi tata kelola saat ini dengan kondisi tingkat kapabilitas tata kelola yang diharapkan, serta menyusun rekomendasi peningkatan yang sesuai dengan konteks instansi pemerintah daerah. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dengan Ketua TIK Diskominfo Kota Tangerang, studi literatur pada dokumen organisasi seperti Peta Rencana SPBE Kota Tangerang 2023-2028, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP), serta melakukan analisis menggunakan COBIT 2019 Design Toolkit dan metode Pareto untuk menentukan domain prioritas. Hasil penelitian menunjukkan tujuh domain prioritas, yaitu EDM03 (Ensure Risk Optimization), APO12 (Manage Risk), APO13 (Manage Security), DSS05 (Manage Security Services), MEA03 (Monitor, Evaluate, and Assess Compliance), DSS04 (Manage Continuity), dan BAI06 (Manage Changes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas saat ini (As-Is) berada pada Level 3-4, sedangkan tingkat kapabilitas yang diharapkan (To-Be) adalah Level 4- 5. Berdasarkan hasil kesenjangan, rekomendasi utama mencakup penguatan mekanisme manajemen risiko berbasis kebijakan SPBE, optimalisasi layanan keamanan melalui peningkatan fungsi CSIRT, penyelarasan pengelolaan keamanan informasi dengan praktik ISMS, penguatan dokumentasi dan pengujian rencana berkelanjutan layanan, serta peningkatan pengelolaan perubahan yang lebih terkontrol dan terdokumentasi. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat membantu Diskominfo Kota Tangerang meningkatkan efektivitas, keamanan, dan kepatuhan tata kelola TI secara berkelanjutan.
Kata Kunci: COBIT 2019, Tata Kelola TI, Kapabilitas, SPBE, Manajemen Risiko, Keamanan Informasi.