Serangan phishing terus meningkat dengan teknik homoglyph attack yang memanipulasi kemiripan visual karakter URL yang menjadi ancaman serius karena sulit diidentifikasi secara manual oleh pengguna. Metode deteksi berbasis visual yang telah ada saat ini memiliki kelemahan dalam kecepatan pemrosesan, sehingga diperlukan pendekatan berbasis teks yang lebih efisien untuk membedakan karakter asli dan manipulatif secara instan. Penelitian ini membangun sistem deteksi berbasis web menggunakan metode Dictionary-Based Character Matching. Sistem bekerja dengan memvalidasi setiap karakter URL terhadap kamus homoglif statis dan memfilter karakter Latin standar yang aman untuk meminimalisir kesalahan deteksi. Pengujian White Box dan Black Box menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi karakter homoglif (seperti Cyrillic) secara akurat tanpa menghasilkan false positive pada URL valid, serta terbukti responsif dan tangguh dalam menangani berbagai variasi format input URL.