Musisi indie kerap menghadapi keterbatasan anggaran dalam memproduksi video musik berkualitas tinggi. Proyek ini bertujuan merancang, memproduksi, dan mengevaluasi video musik January Embers untuk band NORe dengan fokus pada optimalisasi tahap pascaproduksi guna meningkatkan kualitas visual dan dampak emosional. Produksi dilakukan dengan gaya live-action sinematik menggunakan dua aktor, melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi. Proses pascaproduksi melibatkan Adobe Premiere Pro untuk rough cut, Adobe After Effects untuk animasi 2D dan efek visual, serta DaVinci Resolve untuk color grading. Pengujian dilakukan dengan metode User Experience Testing kepada 10 responden pecinta musik indie usia 17–26 tahun. Hasilnya menunjukkan skor rata-rata 94,86% (kategori “Sangat Baik”), dengan 90% responden memahami alur cerita dan 100% menonton hingga akhir. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan teknik pascaproduksi yang tepat dapat meningkatkan kualitas estetika dan daya tarik video musik indie secara signifikan.