24.04.1781
658.15 - Financial management, Insolvency, Bankruptcy, Valuation of businesses, Financial Decision making, Financial planning
Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference
Feasibility Studies
967 kali
Salah satu penyebab utama kegagalan dalam sebuah UMKM adalah kurangnya<br /> analisis kelayakan bisnis yang komprehensif, terutama dari aspek finansial. Sebagai<br /> salah satu kedai kopi yang masih tergolong UMKM, Nomo Coffee yang terletak di<br /> pusat Kota Bandung dengan jumlah investasi yang tidak terlalu besar menjadikan<br /> coffee shop ini memiliki keistimewaannya sendiri. Meskipun demikian, analisis<br /> kelayakan bisnis diperlukan untuk mengetahui layak atau tidaknya usaha ini untuk<br /> tetap dijalankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis<br /> kelayakan bisnis yang ditinjau dari aspek keuangan serta sensitivitas keuangan Nomo<br /> Coffee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi<br /> kasus. Hasil penelitian analisis kelayakan bisnis menunjukkan bahwa Nomo Coffee<br /> masih layak beroperasi dengan Net Present Value sebesar Rp1.000.746 (NPV > 0),<br /> Payback Period (PP) sebesar 3,88 tahun, dan Internal Rate of Retun (IRR) sebesar<br /> 10%. Sementara hasil dari tiga skenario dalam analisis sensitivitas menunjukkan<br /> bahwa Nomo Coffee tidak layak untuk dijalankan dalam skenario pessimistic, namun<br /> layak untuk dijalankan dalam skenario moderate dan optimistic. Analisis sensitivitas<br /> dengan parameter peningkatan expected return menunjukkan hasil Nomo Coffee<br /> mampu menolerir peningkatan sebesar 15% dan 17%.
Tersedia 1 dari total 1 Koleksi
| Nama | AMADEA BENITA YORI ANGGRAENI |
| Jenis | Perorangan |
| Penyunting | Budi Rustandi Kartawinata |
| Penerjemah |
| Nama | Universitas Telkom, S1 Administrasi Bisnis |
| Kota | Bandung |
| Tahun | 2024 |
| Harga sewa | IDR 0,00 |
| Denda harian | IDR 0,00 |
| Jenis | Non-Sirkulasi |